Tingkat Pengangguran Terbuka Indonesia 2020–2025
Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) Indonesia turun dari 7,07 persen pada Agustus 2020 menjadi 4,85 persen pada Agustus 2025. Selama periode tersebut, TPT turun 2,22 persen poin atau sekitar 31,40 persen dibandingkan kondisi pada 2020.
Publikasi: tingkat pengangguran · Satuan: persen
Tabel Data
| Periode / Label | Nilai (persen) |
|---|---|
| 2020 | 7.07 |
| 2021 | 6.49 |
| 2022 | 5.86 |
| 2023 | 5.32 |
| 2024 | 4.91 |
| 2025 | 4.85 |
Pada Agustus 2020, TPT Indonesia berada pada 7,07 persen. Angka ini menjadi tingkat tertinggi dalam seri 2020–2025 yang digunakan dalam dataset. BPS mencatat TPT tersebut meningkat 1,84 persen poin dibandingkan Agustus 2019.
Pada Agustus 2021, TPT turun menjadi 6,49 persen. Dibandingkan tahun sebelumnya, terjadi penurunan sebesar 0,58 persen poin. BPS mencatat pada periode tersebut jumlah angkatan kerja mencapai 140,15 juta orang dan terdapat dampak ketenagakerjaan yang berkaitan dengan COVID-19.
Penurunan berlanjut pada Agustus 2022 ketika TPT mencapai 5,86 persen. Angka ini turun 0,63 persen poin dibandingkan Agustus 2021. BPS juga mencatat jumlah angkatan kerja meningkat menjadi 143,72 juta orang pada periode tersebut.
Pada Agustus 2023, TPT kembali turun menjadi 5,32 persen atau berkurang 0,54 persen poin dari tahun sebelumnya. Jumlah angkatan kerja pada Agustus 2023 mencapai 147,71 juta orang, sedangkan jumlah penduduk yang bekerja mencapai 139,85 juta orang.
Pada Agustus 2024, TPT berada pada 4,91 persen, turun 0,41 persen poin dibandingkan Agustus 2023. Pada periode yang sama, jumlah angkatan kerja mencapai 152,11 juta orang dan penduduk yang bekerja mencapai 144,64 juta orang.
Pada Agustus 2025, TPT kembali turun menjadi 4,85 persen, atau berkurang 0,06 persen poin dibandingkan Agustus 2024. BPS mencatat jumlah angkatan kerja pada Agustus 2025 sebesar 154,00 juta orang dan penduduk bekerja sebesar 146,54 juta orang.
Secara keseluruhan, TPT turun dari 7,07 persen pada Agustus 2020 menjadi 4,85 persen pada Agustus 2025. Perubahan absolutnya adalah -2,22 persen poin, sedangkan perubahan relatif terhadap angka 2020 sekitar -31,40 persen. Data ini merupakan hasil Survei Angkatan Kerja Nasional (Sakernas), sehingga merupakan statistik hasil survei, bukan proyeksi atau perkiraan.
Metodologi & Catatan
Data menggunakan TPT hasil Survei Angkatan Kerja Nasional (Sakernas) pada periode Agustus setiap tahun. TPT merupakan persentase jumlah pengangguran terhadap jumlah angkatan kerja. Seri 2020–2025 menggunakan periode Agustus secara konsisten sehingga lebih sesuai untuk perbandingan antarperiode. Data bukan proyeksi.