demografi

Provinsi dengan Pertumbuhan Penduduk Tercepat

Kalimantan Timur mencatat laju pertumbuhan penduduk tertinggi pada periode 2020–2025 sebesar 2.67 persen per tahun. Papua Barat berada di posisi kedua sebesar 1.68 persen, sementara DKI Jakarta memiliki laju terendah sebesar 0.23 persen per tahun. Data BPS nasional untuk periode tersebut menunjukkan pertumbuhan penduduk Indonesia sekitar 1.09 persen per tahun.

Diperbarui 15 September 2026Periode 2026
Sumber data: Badan Pusat Statistik (BPS)
Publikasi: Penduduk, Laju Pertumbuhan Penduduk, Distribusi Persentase Penduduk, Kepadatan Penduduk, Rasio Jenis Kelamin Penduduk Menurut Provinsi · Satuan: persen per tahun

Tabel Data

Periode / LabelNilai (persen per tahun)
Kalimantan Timur2.67
Papua Barat1.68
Sulawesi Tenggara1.65
Nusa Tenggara Timur1.60
Nusa Tenggara Barat1.58
Papua Barat Daya1.57
Sulawesi Barat1.53
Papua Tengah1.49
Kepulauan Riau1.48
Maluku Utara1.45
Papua Selatan1.44
Sumatera Barat1.41
Kalimantan Utara1.39
Papua Pegunungan1.39
Aceh1.37
Sumatera Utara1.37
Kalimantan Tengah1.35
Maluku1.35
Riau1.34
Kepulauan Bangka Belitung1.34
Papua1.34
Kalimantan Barat1.33
Bengkulu1.30
Jambi1.28
Kalimantan Selatan1.26
Gorontalo1.24
Lampung1.18
Sulawesi Tengah1.18
Sumatera Selatan1.12
Sulawesi Selatan1.11
Banten1.10
Jawa Barat1.06
Jawa Tengah0.97
Sulawesi Utara0.79
Jawa Timur0.73
Bali0.69
DI Yogyakarta0.64
DKI Jakarta0.23

Data BPS menunjukkan adanya perbedaan cukup lebar dalam kecepatan pertumbuhan penduduk antarprovinsi selama periode 2020–2025. Kalimantan Timur berada pada posisi tertinggi dengan rata-rata laju pertumbuhan penduduk 2.67 persen per tahun. Angka tersebut jauh di atas sebagian besar provinsi lainnya.

Setelah Kalimantan Timur, pertumbuhan tertinggi berikutnya tercatat di Papua Barat sebesar 1.68 persen per tahun, Sulawesi Tenggara 1.65 persen, Nusa Tenggara Timur 1.60 persen, dan Nusa Tenggara Barat 1.58 persen. Dengan demikian, Kalimantan Timur menjadi satu-satunya provinsi dalam DATA yang mencatat pertumbuhan di atas 2 persen per tahun.

Pada sisi lain, DKI Jakarta berada pada posisi terendah dengan 0.23 persen per tahun. DI Yogyakarta berada di atasnya sebesar 0.64 persen, disusul Bali 0.69 persen, Jawa Timur 0.73 persen, dan Sulawesi Utara 0.79 persen. Perbedaan ini memperlihatkan bahwa pertumbuhan penduduk tidak berlangsung dengan kecepatan yang sama di seluruh Indonesia.

Selisih antara Kalimantan Timur sebagai provinsi dengan pertumbuhan tertinggi dan DKI Jakarta sebagai yang terendah mencapai 2.44 poin persentase. Jika dibandingkan secara relatif terhadap angka DKI Jakarta, laju Kalimantan Timur sekitar 1060.87 persen lebih tinggi. Namun, perbandingan relatif sebesar ini perlu dibaca hati-hati karena angka dasar DKI Jakarta sangat rendah.

Dibandingkan laju nasional sekitar 1.09 persen per tahun, Kalimantan Timur lebih tinggi 1.58 poin persentase. Secara relatif, angka Kalimantan Timur sekitar 144.95 persen lebih tinggi daripada rata-rata nasional periode tersebut.

Laju pertumbuhan penduduk dipengaruhi oleh tiga komponen utama perubahan penduduk, yaitu kelahiran, kematian, dan migrasi. Karena itu, tingginya pertumbuhan suatu provinsi tidak dapat langsung ditafsirkan hanya sebagai akibat tingginya kelahiran. Pergerakan penduduk antardaerah juga dapat berpengaruh besar terhadap perubahan jumlah penduduk.

Angka dalam dataset ini berasal dari tabel BPS berbasis Sensus Penduduk 2020 dan proyeksi penduduk, sehingga bukan hasil pencacahan seluruh penduduk setiap tahun selama 2020–2025. BPS kemudian telah menerbitkan hasil SUPAS 2025 yang mencatat pertumbuhan nasional aktual lima tahun terakhir sebesar 1.08 persen per tahun, sedikit berbeda dari angka proyeksi nasional 1.09 persen. Karena metodologinya berbeda, angka SUPAS tersebut tidak dicampurkan ke DATA ini.

Metodologi & Catatan

Angka DATA merupakan rata-rata laju pertumbuhan penduduk per tahun selama periode 2020–2025 yang bersumber dari tabel kependudukan BPS berbasis Sensus Penduduk 2020 dan proyeksi penduduk. Ini bukan pertumbuhan year-on-year untuk tahun 2025. BPS telah merilis SUPAS 2025 pada 5 Mei 2026 dan mencatat laju pertumbuhan nasional 2020–2025 sebesar 1.08 persen per tahun; karena SUPAS merupakan hasil survei terbaru dan berbeda dari seri proyeksi, angka tersebut tidak dicampurkan dengan dataset provinsi di atas.