Jumlah Penduduk Miskin di Indonesia 2020–2025
Jumlah penduduk miskin Indonesia meningkat dari 26,42 juta orang pada Maret 2020 menjadi 27,54 juta pada Maret 2021, kemudian menurun secara bertahap hingga 23,85 juta pada Maret 2025. Pada September 2025, jumlah tersebut kembali turun menjadi 23,36 juta orang, yang merupakan angka terbaru dalam seri ini.
Publikasi: Jumlah penduduk miskin · Satuan: jiwa
Tabel Data
| Periode / Label | Nilai (jiwa) |
|---|---|
| 2020 | 26.42 |
| 2021 | 27.54 |
| 2022 | 26.16 |
| 2023 | 25.90 |
| 2024 | 25.22 |
| 2025-Maret | 23.85 |
| 2025-September | 23.36 |
Pada Maret 2020, jumlah penduduk miskin Indonesia tercatat sebanyak 26,42 juta orang. Angka tersebut kemudian meningkat menjadi 27,54 juta orang pada Maret 2021, atau bertambah 1,12 juta orang. BPS juga mencatat persentase penduduk miskin naik dari 9,78 persen pada Maret 2020 menjadi 10,14 persen pada Maret 2021.
Pada Maret 2022, jumlah penduduk miskin turun menjadi 26,16 juta orang. Dibandingkan Maret 2021, terjadi penurunan sebesar 1,38 juta orang. Persentase penduduk miskin pada periode yang sama juga turun dari 10,14 persen menjadi 9,54 persen.
Penurunan berlanjut pada Maret 2023 ketika jumlah penduduk miskin mencapai 25,90 juta orang. Angka tersebut lebih rendah 0,26 juta orang dibandingkan Maret 2022. Persentase penduduk miskin juga turun menjadi 9,36 persen.
Pada Maret 2024, jumlah penduduk miskin kembali turun menjadi 25,22 juta orang, berkurang 0,68 juta orang dibandingkan Maret 2023. Persentasenya juga turun 0,33 persen poin, dari 9,36 persen menjadi 9,03 persen.
Maret 2025 mencatat jumlah penduduk miskin sebesar 23,85 juta orang, turun 1,37 juta orang dibandingkan Maret 2024. Jika dibandingkan dengan Maret 2020, jumlah penduduk miskin pada Maret 2025 telah berkurang 2,57 juta orang atau sekitar 9,73 persen.
Data terbaru BPS menunjukkan bahwa pada September 2025 jumlah penduduk miskin kembali turun menjadi 23,36 juta orang. Dibandingkan Maret 2025, jumlah tersebut berkurang 0,49 juta orang atau sekitar 2,05 persen. BPS juga mencatat persentase penduduk miskin September 2025 sebesar 8,25 persen.
Secara keseluruhan, seri Maret 2020–Maret 2025 menunjukkan pola kenaikan pada awal periode, dengan angka tertinggi sebesar 27,54 juta orang pada Maret 2021, kemudian diikuti tren penurunan sampai 23,85 juta orang pada Maret 2025. Angka September 2025 sebesar 23,36 juta merupakan observasi terbaru, tetapi periode pengukurannya berbeda dari seri Maret sehingga perbandingan antarperiode perlu memperhatikan periode referensinya. Data BPS ini merupakan hasil pengukuran kemiskinan berdasarkan Survei Sosial Ekonomi Nasional (Susenas), bukan proyeksi jumlah penduduk miskin.
Metodologi & Catatan
Data bersumber dari BPS melalui statistik kemiskinan yang dihasilkan dari Susenas. Seri utama 2020–2025 menggunakan observasi Maret agar perbandingan tahunan lebih konsisten. Karena data terbaru yang tersedia adalah September 2025, observasi tersebut ditambahkan sebagai pembaruan terbaru dan diberi label periode secara eksplisit. BPS mencatat jumlah penduduk miskin September 2025 sebesar 23,36 juta orang.