Ekonomi

Jumlah Fasilitas Kesehatan Indonesia 2020–2025

Jumlah fasilitas pelayanan kesehatan rujukan yang tercatat dalam data Kementerian Kesehatan berada pada angka 4.528 unit setiap tahun selama 2020–2024. Komposisinya terdiri dari 2.813 rumah sakit, 1.487 laboratorium kesehatan, dan 228 unit transfusi darah.

Diperbarui 31 Agustus 2026Periode 2020–2024
Sumber data: Kementerian Kesehatan Republik Indonesia
Publikasi: Laporan Kinerja Direktorat Jenderal Pelayanan Kesehatan Tahun 2024 · Satuan: unit

Tabel Data

Periode / LabelNilai (unit)
20204,528
20214,528
20224,528
20234,528
20244,528

Pada 2020, jumlah fasilitas pelayanan kesehatan rujukan yang tercatat dalam laporan Kementerian Kesehatan adalah 4.528 unit. Angka tersebut merupakan penjumlahan 2.813 rumah sakit, 1.487 laboratorium kesehatan, dan 228 unit transfusi darah.

Pada 2021, jumlah fasilitas rujukan yang tercatat tetap 4.528 unit. Tidak terdapat perubahan pada masing-masing kelompok fasilitas dibandingkan tahun 2020, sehingga total tahunan juga tidak berubah.

Pada 2022, total kembali tercatat sebesar 4.528 unit. Dengan demikian, berdasarkan seri data resmi tersebut, belum terlihat perubahan jumlah pada tiga kelompok fasilitas rujukan yang digunakan sebagai indikator.

Pada 2023, jumlah fasilitas pelayanan kesehatan rujukan masih berada pada angka 4.528 unit. Komposisinya tetap terdiri atas 2.813 rumah sakit, 1.487 laboratorium kesehatan, dan 228 unit transfusi darah.

Pada 2024, jumlah tersebut kembali tercatat sebesar 4.528 unit. Jika dibandingkan dengan 2020, perubahan absolut adalah 0 unit, sedangkan perubahan persentasenya juga 0%.

Stabilitas angka ini perlu dibaca secara hati-hati. Data tersebut merupakan seri fasyankes rujukan berdasarkan definisi dan basis data Kementerian Kesehatan, bukan sensus seluruh fasilitas kesehatan yang mencakup puskesmas, klinik, apotek, tempat praktik mandiri, dan fasilitas lainnya.

Kementerian Kesehatan juga memiliki data yang lebih luas pada periode terbaru. Dalam laporan 2025, misalnya, Kemenkes menyebut total populasi fasilitas pelayanan kesehatan sebanyak 70.082 fasilitas tanpa apotek dan unit pengelola darah. Karena cakupan dan metodologinya berbeda, angka 70.082 tersebut tidak dicampurkan ke seri 2020–2024 di atas.

Metodologi & Catatan

Data berasal dari Laporan Kinerja Direktorat Jenderal Pelayanan Kesehatan Kementerian Kesehatan Tahun 2024 dan secara eksplisit mendefinisikan fasyankes rujukan sebagai rumah sakit, laboratorium kesehatan, dan unit transfusi darah. Untuk 2020–2024, sumber mencatat angka yang sama, yaitu 2.813 rumah sakit + 1.487 Labkes + 228 UTD = 4.528 unit.

Data 2025 yang ditemukan Kemenkes mencatat 70.082 fasyankes, tetapi cakupannya berbeda karena terdiri atas RS, puskesmas, klinik, tempat praktik mandiri tenaga kesehatan, dan laboratorium, serta tidak memasukkan apotek dan unit pengelola darah. Karena itu angka 2025 tidak digunakan untuk memperpanjang seri agar tidak mencampurkan metodologi.