Teknologi

Provinsi dengan Persentase Rumah Tangga Pengguna Internet Tertinggi 2024

Pada 2024, DKI Jakarta mencatat persentase rumah tangga yang pernah mengakses internet dalam tiga bulan terakhir tertinggi sebesar 98.18%, diikuti Kepulauan Riau sebesar 97.57%. Papua Pegunungan berada pada posisi terendah sebesar 12.15%. Angka nasional mencapai 89.76%.

Diperbarui 22 Oktober 2026Periode 2024
Sumber data: Badan Pusat Statistik (BPS)
Publikasi: Statistik Telekomunikasi Indonesia dan indikator persentase rumah tangga yang pernah mengakses internet menurut provinsi. · Satuan: persen

Tabel Data

Periode / LabelNilai (persen)
DKI Jakarta98.18
Kepulauan Riau97.57
Kalimantan Timur95.45
Kalimantan Utara94.58
Riau94.16
Banten93.02
Kalimantan Barat92.65
Sumatera Utara92.30
Sulawesi Selatan92.18
Bali92.16
Kepulauan Bangka Belitung92.14
Kalimantan Tengah92.13
Sumatera Barat91.89
Sulawesi Tenggara91.70
Lampung91.57
Sumatera Selatan90.94
Bengkulu90.62
Jambi90.59
Jawa Barat90.58
Gorontalo90.17
Sulawesi Barat89.67
DI Yogyakarta89.50
Sulawesi Utara89.31
Kalimantan Selatan89.22
Aceh88.95
Jawa Tengah88.89
Papua Barat Daya88.49
Sulawesi Tengah87.94
Maluku Utara87.28
Maluku87.27
Jawa Timur86.90
Nusa Tenggara Barat86.54
Papua Barat85.51
Nusa Tenggara Timur82.45
Papua81.99
Papua Selatan65.71
Papua Tengah36.08
Papua Pegunungan12.15

Berdasarkan hasil Survei Sosial Ekonomi Nasional (Susenas) 2024, akses internet rumah tangga di Indonesia menunjukkan perbedaan yang cukup besar antarprovinsi. Indikator ini mengukur rumah tangga yang pernah mengakses internet dalam tiga bulan terakhir, bukan jumlah pelanggan internet atau jumlah individu pengguna.

DKI Jakarta menempati peringkat pertama dengan 98.18%. Kepulauan Riau menyusul pada posisi kedua sebesar 97.57%, sehingga selisih keduanya hanya 0.61 poin persentase.

Kalimantan Timur berada di posisi ketiga dengan 95.45%, disusul Kalimantan Utara sebesar 94.58% dan Riau sebesar 94.16%. Kelima provinsi teratas memiliki persentase lebih dari 94%.

Di antara provinsi di Pulau Jawa, terdapat perbedaan yang cukup besar. DKI Jakarta mencapai 98.18%, sedangkan Jawa Timur mencatat 86.90%. Selisih kedua provinsi tersebut mencapai 11.28 poin persentase.

Pada sisi bawah pemeringkatan, Papua Selatan mencatat 65.71%, Papua Tengah 36.08%, dan Papua Pegunungan 12.15%. Selisih antara DKI Jakarta dan Papua Pegunungan mencapai 86.03 poin persentase.

Secara nasional, persentase rumah tangga yang pernah mengakses internet mencapai 89.76%. Angka nasional ini berasal dari perhitungan survei BPS, sehingga tidak boleh dihitung ulang dengan mengambil rata-rata sederhana dari 38 persentase provinsi.

Perbedaan capaian antarwilayah dapat menjadi dasar penelitian lanjutan mengenai infrastruktur digital, kondisi geografis, keterjangkauan layanan, dan kemampuan ekonomi rumah tangga. Namun, data ini saja belum cukup untuk memastikan penyebab kesenjangan tersebut.

Metodologi & Catatan

Data berasal dari Susenas BPS. Kolom yang digunakan adalah Perkotaan + Perdesaan. Pembaginya adalah seluruh rumah tangga pada masing-masing wilayah. Data merupakan estimasi hasil survei, bukan pencacahan seluruh rumah tangga.