Pertanian

Daerah dengan Perkebunan Kopi Terluas

Sumatera Selatan menjadi provinsi dengan areal perkebunan kopi terluas di Indonesia pada 2024, mencapai 267435 hektare. Luas tersebut setara sekitar 20.99 persen dari total areal kopi nasional yang mencapai 1273918 hektare.

Diperbarui 15 September 2026Periode 2024
Sumber data: Badan Pusat Statistik (BPS)
Publikasi: Statistik Tanaman Perkebunan Tahunan Indonesia 2024 – Tabel 2.6 Luas Areal, Produksi, dan Produktivitas Biji Kopi Kering Menurut Provinsi, 2024 · Satuan: hektare

Tabel Data

Periode / LabelNilai (hektare)
Sumatera Selatan267,435
Lampung152,609
Aceh113,099
Sumatera Utara99,064
Jawa Timur94,876
Bengkulu90,500
Sulawesi Selatan80,229
Nusa Tenggara Timur74,269
Jawa Barat55,958
Jawa Tengah48,806
Indonesia1,273,918

BPS mencatat total luas areal perkebunan kopi Indonesia pada 2024 mencapai 1273918 hektare. Data tersebut mencakup tanaman belum menghasilkan (TBM), tanaman menghasilkan (TM), dan tanaman tidak menghasilkan atau tanaman rusak (TTM/TR). Secara nasional, areal tersebut terdiri dari 186453 hektare TBM, 976435 hektare TM, dan 111030 hektare TTM/TR.

Sumatera Selatan berada jauh di posisi pertama dengan luas perkebunan kopi mencapai 267435 hektare. Lampung menempati posisi kedua dengan 152609 hektare, sedangkan Aceh berada di posisi ketiga dengan 113099 hektare. Sumatera Utara dan Jawa Timur melengkapi lima besar dengan masing-masing 99064 hektare dan 94876 hektare.

Provinsi lain yang masuk sepuluh besar adalah Bengkulu dengan 90500 hektare, Sulawesi Selatan 80229 hektare, Nusa Tenggara Timur 74269 hektare, Jawa Barat 55958 hektare, dan Jawa Tengah 48806 hektare. Dengan demikian, lima dari sepuluh provinsi dengan perkebunan kopi terluas berada di Pulau Sumatra.

Dominasi Sumatera Selatan terlihat dari kontribusinya terhadap luas nasional. Dengan areal 267435 hektare dari total nasional 1273918 hektare, Sumatera Selatan menyumbang sekitar 20.99 persen areal perkebunan kopi Indonesia. Dengan kata lain, sekitar satu dari setiap lima hektare perkebunan kopi nasional berada di provinsi tersebut.

Dibandingkan Lampung sebagai peringkat kedua, luas perkebunan kopi Sumatera Selatan lebih besar 114826 hektare. Secara relatif, luas perkebunan kopi Sumatera Selatan sekitar 75.24 persen lebih luas dibandingkan Lampung.

Jika dibandingkan dengan 2023, luas areal kopi Sumatera Selatan berubah sangat kecil. Pada 2023 luasnya tercatat 267383 hektare dan pada 2024 menjadi 267435 hektare. Artinya terdapat penambahan 52 hektare, atau sekitar 0.02 persen. Pada tingkat nasional, luas areal meningkat dari 1266848 hektare pada 2023 menjadi 1273918 hektare pada 2024, bertambah 7070 hektare atau sekitar 0.56 persen.

Data ini bukan proyeksi. BPS menjelaskan bahwa sumber data luas areal dan produksi tanaman perkebunan merupakan gabungan hasil Survei Perusahaan Perkebunan 2024 dan data perkebunan rakyat dari Direktorat Jenderal Perkebunan, Kementerian Pertanian. Publikasi resmi tersebut dirilis BPS pada 29 Agustus 2025 dan menyajikan luas areal serta produksi komoditas perkebunan menurut provinsi.

Metodologi & Catatan

Luas areal merupakan total TBM, TM, dan TTM/TR. BPS mendefinisikan luas areal tanaman perkebunan sebagai luas lahan yang ditanami komoditas perkebunan, dengan satuan hektare. Untuk statistik 2024, BPS menggabungkan hasil Survei Perusahaan Perkebunan dengan data perkebunan rakyat dari Direktorat Jenderal Perkebunan.