Pendidikan

Angka Mengulang Kelas Menurut Jenjang Pendidikan

Pada tahun ajaran 2024/2025, angka mengulang kelas tertinggi terdapat pada jenjang SD sebesar 0.45 persen. Angka terendah tercatat pada jenjang SMA sebesar 0.17 persen.

Diperbarui 15 September 2026Periode 2024-2025
Sumber data: Pusat Data dan Teknologi Informasi, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah
Publikasi: Ikhtisar Data Pendidikan Tahun 2024/2025 · Satuan: persen

Tabel Data

Periode / LabelNilai (persen)
SD0.45
SMP0.20
SMA0.17
SMK0.26

Data Kemendikdasmen menunjukkan bahwa angka mengulang kelas pada pendidikan dasar dan menengah relatif rendah, tetapi terdapat perbedaan antarjenjang. Publikasi resmi Ikhtisar Data Pendidikan 2024/2025 memang memuat indikator angka mengulang bersama indikator pendidikan lainnya dan menggunakan data dengan waktu pencatatan 30 November 2024.

Jenjang SD mempunyai angka mengulang tertinggi sebesar 0.45 persen. Setelah SD, angkanya turun menjadi 0.20 persen pada SMP. Artinya, terdapat selisih 0.25 poin persentase antara SD dan SMP.

Pada jenjang SMA, angka mengulang turun lagi menjadi 0.17 persen sekaligus menjadi yang terendah di antara empat jenjang yang dibandingkan. Namun pada SMK angkanya meningkat menjadi 0.26 persen.

Selisih antara SD sebagai jenjang dengan angka tertinggi dan SMA sebagai jenjang dengan angka terendah mencapai 0.28 poin persentase. Secara relatif, angka mengulang SD sekitar 164.71 persen lebih tinggi dibandingkan SMA.

Jika dibandingkan dengan SMP, angka SMK lebih tinggi 0.06 poin persentase atau sekitar 30 persen. Dengan demikian, penurunan angka mengulang tidak berlangsung secara linear seiring meningkatnya jenjang pendidikan karena indikator kembali meningkat pada SMK.

Perbedaan angka mengulang antarjenjang tidak dengan sendirinya menjelaskan penyebab siswa harus mengulang kelas. Data ini merupakan indikator statistik pendidikan sehingga faktor penyebab memerlukan data tambahan, misalnya karakteristik peserta didik, satuan pendidikan, wilayah, atau kondisi sosial ekonomi.

Publikasi disusun oleh Pusat Data dan Teknologi Informasi Kemendikdasmen. Sumber resmi menjelaskan bahwa data pendidikan yang disajikan mencakup peserta didik mengulang serta indikator angka mengulang, dan publikasi tersebut diperbarui secara tahunan.

Metodologi & Catatan

Angka mengulang merupakan indikator pendidikan yang menggambarkan proporsi peserta didik yang mengulang kelas. Publikasi Ikhtisar Data Pendidikan 2024/2025 menggunakan waktu pencatatan data 30 November 2024, diterbitkan 25 April 2025, dan memiliki jadwal pembaruan tahunan.